Thu. Aug 22nd, 2019

Dedi Mulyadi: ASN Anti-Pancasila Dipecat Saja!

sumber: merdeka.com

FikomNews.com – Kemeterian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia menyatakan 19,4 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) anti- Pancasila.

Kemendagri menggunakan lembaga survei independen Alvara, dan survei dilakukan di 6 kota besar se-Indonesia. Yakni di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar.

Survei yang melibatkan 1.200 responden di kalangan PNS dan pegawai BUMN, dengan usia 25-40 tahun, terdapat temuan sekitar 19,4 persen ASN tidak setuju dengan ideologi Pancasila.

Menanggapi hasil survei itu, Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meyatakan ASN anti-Pancasila dipecat dan dicabut saja status sebagai ASN nya.

“Menolak Pancasila itu tidak boleh menjadi PNS (red: ASN). Saya kira, pemerintah harus memberhentikan siapapun pegawai yang tidak setia terhadap Pancasila dan UUD 1945. Ingat, PNS itu terkait erat dengan sumpah jabatan,” tegas Dedi, Senin (19/11/2018).

Dedi juga menambahkan, “Kemendagri bisa bekerja sama dengan TNI, POLRI atau lembaga independen. Ada revitalisasi Pancasila dalam diri pegawai yang bukan saja harus muncul. Tetapi, mereka itu agen penyebar ideologi harusnya, bukan malah menolak Pancasila,” tuturnya.

Dedi mengimbau, semua elemen bangsa agar tidak terjebak pertarungan ideologi Barat dan Timur. Menurut dia, pertarungan tersebut hanya menciptakan kegaduhan di ruang publik terutama di sosial media. (ist)

Leave a Reply