Sat. Jan 22nd, 2022

Ibu-ibu Libanon Tuntut Status Kewarganegaraan Anak Mereka

foto: ist

FikomNews.com – Senin (12/11/2018) Ratusan Ibu dan aktivis kemanusiaan turun ke jalan-jalan di Beirut, Libanon, untuk menuntut pengakuan status kewarganegaraan terhadap anak-anak mereka.

Diketahui bahwa hukum yang berlaku di Libanon, jika perempuan Libanon menikah dengan warga negara luar Libanon, anak mereka akan mengikuti kewarganegaraan dari suami atau ayah sang anak.

Menurut ibu-ibu Libanon hukum itu tidak adil, karena hanya berlaku bagi perempuan saja. Sementara bagi laki-laki Libanon yang menikah dengan perempuan negara asing, anaknya tetap bisa memperoleh kewarganegaraan Libanon.

Salah seorang pengunjuk rasa, Zainab Naser Salha dengan tegas mengatakan, “aku hadir hari ini untuk menuntut hak anakku untuk kebangsaan, karena aku orang libanon. tidak penting apa ayahnya, aku tidak malu mengatakan darimana ayahnya berasal, aku di sini untuk menuntut hak putraku”.

Seluruh ibu-ibu Libanon pengunjukrasa menyatakan, kalau pun harus mati demi kewarganegaraan anak-anak mereka, mereka siap. Demi mendapatkan yang terbaik, seorang ibu rela melakukan apa pun untuk anaknya.

Tanpa status kewarganegaraan, di Libanon seorang anak tidak bisa mendapatkan fasilitas kesehatan dan layanan sosial. Bahkan dampak terburuknya adalah anak tersebut akan sulit memperoleh pendidikan umum. (UR)

Leave a Reply