Sun. Sep 26th, 2021

Pengalaman Tragis jadi Inspirasi Lukisan “Instrospeksi Diri”

FikomNews.com – Karya lukisan yang menggunakan kertas, spidol dan semir spatu pada kanvas 170 x 200 cm, berbentuk gambar atas 288 panel kolase. Digunakan pelukis bernama Seno Wahyu Sampurno untuk menuangkan karya berupa lukisan.

Karyanya tersebut terinspirasi dari suatu tragedi kecelakaan yang menimpa kedua temannya. Serupa dengan nama tengahnya, kedua teman Seno itu juga bernama Wahyu.

“2 teman saya yang bernama wahyu kecelakaan tunggal dua-duanya dalam selang beberapa hari dan dalam jam yang sama yaitu jam 9 pagi” pungkas Seno pada pembukaan pameran UOB painting of the year 2018 (8/11/2018) di Galeri Nasional .

Mendengar kabar tersebut Seno merasa cemas dan mengira ini pertanda buruk baginya. Sakan-akan dihantui oleh kematian yang akan segera menjemputnya.

Trauma yang melekat pada benak Seno menjadi acuan dalam karyanya, dengan harapan bisa mengurangi perasaan trauma pada dirinya.

Rasa kecemasan yang melekat dan kepercayaan tentang sebuah kutukan melahirkan karya yang berjudul Introspeksi Diri.

Seno menganggap perenungan itu terpicu oleh pengalaman batin dari pola dan gaya hidup bersosial, yang bisa dibilang tidak normal.

Pola dan gaya hidup tersebut mendatangkan banyak peristiwa tragis, yang berujung pada rasa takut dan trauma mendalam.

“Karya saya belum selesai, karna trauma saya belum hilang” tegas seno. (AR)

Leave a Reply