Mon. Nov 29th, 2021

Perlindungan dan Pengawasan Anak Bukan Hanya Tanggungjawab Negara

fikomnews.com: Direktorat Cyber Bareskrim Polri dan KPAI menunjukkan barang bukti serta salah satu tersangka.

Jum’at (9/11/2018) Direktorat Cyber Mabes Polri gelar siaran pers mengenai kasus hacking yang dilakukan anak di bawah umur. Tindakan hacking dilakukan terhadap salah satu instansi pemerintah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurut Kasubdit Cyber Kombes Rickinando Chairul, polisi berhasil mengungkap kasus tersebut melalui patroli cyber. Polisi mengamankan 4 anak, dari 4 kota yang berbeda.

“kami melakukan pendalaman, Alhamdulillah kami berhasil mengamankan 4 pelaku. Dari Jambi, Cirebon, Mojokerto, yang terkahir dari Kediri”, jelas Ricky di Kantor Direktorat Cyber Mabes Polri.

Ricky menambahkan keempat anak tersebut berumur 14, 16, 17 dan yang masuk kategori dewasa berumur 19 tahun.

Ricky berharap, “orang tua bisa menjaga anak-anaknya, terutama yang memiliki kelebihan dalam bidang IT”.

Harapan Serupa ditegaskan oleh ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto yang mengatakan perlindungan dan pengawasan anak bukan hanya jadi tanggungjawab negara.

“perlindungan dan pengawasan anak bukan hanya tanggung jawab negara. Tapi juga yang pertama korporasi di bidang media, keluarga/orang tua dan sekolah”, ujar Susanto.

Susanto juga menambahkan, baiknya orang tua mengetahui password (kata sandi) geget dan phonesel milik anak-anaknya. (AS)

Leave a Reply